Illustrasi Net

Gadget Bagi Anak Harus Di Batasi, Berikan Pendidikan Serius Untuk Mencerdaskan Mereka

Metrobanten, Saat ini smartphone menjadi barang kebutuhan primer dalam kegiatan sehari-hari bagi semua orang untuk segala sesuatu keperluan dan kebutuhan dalam hidup dan tidak bisa lepas dari pandangan serta penggunaannya.

Perdebatan tentang anak-anak dan gadget kerap kali menjadi isu yang tak ada habisnya untuk dibahas oleh para orangtua. Karena kini, anak-anak pun ikutan tidak bisa melepaskan pandangannya dari perangkat tersebut.

Beberapa menilai, anak-anak tidak sepatutnya bermain gadget. Lainnya tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yambise, kembali menegaskannnya saat menghadiri Rakornas PPPA di Bangka Tengah.

Menurut Yohana, dalam waktu dekat Menteri PPPA, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta Menteri Komunikasi dan Informatika akan menyiapkan Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai payung hukum. Regulasi ini, mengutip pernyataan Yohana, nantinya diterapkan di seluruh sekolah di Tanah Air mulai dari sekolah dasar (SD), hingga menengah atas (SMA dan setingkatnya).

Inti problemanya, memisahkan anak dengan gadget bukanlah perkara mudah. Laiknya televisi, gadget juga memiliki efek ‘membius’. Apalagi banyak yang beranggapan para orangtua sendiri lebih sibuk dengan gadget daripada harus lebih memperhatikan sang anak.

Seperti halnya yang diceritakan Ary warga Kota Tangerang memiliki masalah anaknya yang berusia 3 thn selalu menikmati gadget sejak bangun tidur pagi hari hingga malam hari hingga anaknya harus di paksa tidur oleh mamahnya dengan memutar pembacaan surat Al-Baqoroh melalui gadgetnya.

Pegiat perlindungan anak, Diena Haryana menjelaskan penggunaan gadget bagi anak yang tidak dipantau dapat berakibat buruk bagi tumbuh kembang anak.

“Ketidakmampuan orang tua yang tidak mengontrol dapat berdampak buruk pada anak. Bisa melalui games, media sosial, pornografi, dan kejahatan lainnya di dunia siber,” kata Diena dalam diskusi gelaran ‘Bali Spirit Festival’ di Jakarta.

Nasri Nurma tokoh masyarakat di wilayah Kalipasir Kec. Tangerang mengatakan kegiatan penggunaan gadget oleh anak harus di sampingkan hingga si anak tidak selalu menggunakannya.

“Kita harus memberikan pendidikan lebih serius lagi kepada anak dengan memberikan pelajaran ekstra seperti giat belajar membaca Al-Quran, ikut kegiatan olah raga bela diri, sepak bola, dan yang lainnya lagi agar anak berpisah sedikitnya dengan gadget dan mendapat ilmu nyata yang baik” ujar Nasri nurma. (arsa,net)

Check Also

Tarantula Jadi Pilihan Menarik Untuk Di Jadikan Hewan Koleksi

Post Views: 735 Metrobanten, Memelihara tarantula tidaklah sulit. Serangga itu cukup ditempatkan dalam wadah yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *