BANTENNEWS

Pasca Tsunami : WH Himbau Warga Jangan Panik

Metrobanten, Banten – Pasca Tsunami, Gubernur Banten Wahidin Halim himbau warga masyarakat terdampak Tsunami untuk tetap tenang dan waspada.

Dalam berbagai kesempatan Gubernur memerintahkan aparatur Pemprov Banten untuk  benar-benar mempersiapkan , penanggulangan bencana secara cepat.

WH saat menyambangi korban Tsunami

“Apabila di BPBD Provinsi Banten masih kurang, kita langsung minta ke pusat melalui BNPB,” ujar Gubernur.

Upaya penanggulangan bencana di Provinsi Banten dipantau terus Gubernur Banten, H. Wahidin Halim dan Wakil Gubernur H. Andika Hazrumy. 

Keduanya, meninjau langsung lokasi bencana dan penampungan pengungsi bencana tsunami yang terjadi di sepanjang pesisir Barat Provinsi Banten. 

Gubernur meninjau di lokasi penampungan korban bencana di Kecamatan Jiput dan Kecamatan Mandalawangi Kabupqten Pandeglang.  Sedangkan Wakil Gubernur melihat lansung ke Kecamatan Carita Kabupaten Pandeglang.

“Sejak Sabtu malam, 22 Desember 2018, saya langsung memerintahkan kepada seluruh ASN di Lingkungan Pemprov Banten untuk cepat tanggap melakukan penanggulangan bencana tersebut,” ujarnya.

Gubernur juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.  Selain itu, gubernur juga menghimbau masyarakat untuk tidak percaya dan menelan mentah-mentah dan menyebarluaskan informasi yang tidak jelas sumbernya.

Diketahui, korban yang berada di wilayah Tanjung Lesung dan Sumur ditampung di Puskesmas Cigeulis, Puskesmas Cibaliung, Puskemas Sumur, dan Puskesmas Panimbang. Korban dari wilayah Carita dan Labuan, ditampung di Puskesmas Jiput, Puskesmas Labuan, Puskesmas Carita, Puskesmas Mandalawangi dan Puskesmas Menes. Sedangkan, korban yang berasal di wilayah Anyer ditampung di Puskesmas Cinangka, dan Koramil Cinangka. Apabila tidak tertangani dirujuk ke RSUD Cilegon dan RS Krakatau Medika Cilegon.

Dan, korban bencana yang berada di pulau Sangiang ditampung di RS Krakatau Medika Cilegon.
Untuk para korban yang memerlukan penanganan khusus dengan luka yang cukup berat, korban di bawa dari wilayah Kab. Pandeglang dirujuk ke RSUD Berkah Kab. Pandeglang.

Bila tidak bisa tertangani segera dirujuk RSUD Banten di Kota Serang, RSUD Drajat Prawiranegara di Kota Serang dan RS Sari  Asih di Kota Serang.  Sedangkan, dari Anyer langsung dirujuk ke RSUD Drajat Prawiranegara di Kota Serang.      (Des)

Back to top button