Tuesday , August 9 2022

Grup Band Slank Launching ‘SlanKops’ Koperasi Slankers Berbasis Digital

Grup Band Slank Launching ‘SlanKops’ Koperasi Slankers Berbasis Digital
Grup Band Slank Launching ‘SlanKops’ Koperasi Slankers Berbasis Digital. (Foto: Kompas)

 

MetroBanten – Grup band Slank meluncurkan SlanKops, yang merupakan koperasi konsumen berbasis digital. SlanKops adalah koperasi konsumen berbasis digital untuk para Slankers dan generasi muda.

Slankops tempat berproses bagi anggota yang ingin menjadi wirausaha mandiri dan tangguh. Koperasi ini dapat menjadi solusi bagi Slankers dalam meningkatkan kemampuan diri untuk ekonomi yang lebih baik.

Slankops diluncurkan oleh Slank yang diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di markas Slank yang terletak di bilangan Duren Tiga Jakarta Selatan..

Bimbim, drummer Slank, mengatakan bahwa koperasi ini sudah dibicarakan sejak 2019 dengan Teten Masduki.

“Sejalan dengan lirik-lirik lagu yang bercerita tentang solidaritas, terus tahun 2019 kami ngomongin sama Pak Teten, ini gimana Indonesia kita yang bercita-cita ingin mandiri?” kata Bimbim di Potlot, Jakarta Selatan, dikutip dari laman Kompas.

“Akhirnya tercetuslah Slankops sebelum Covid-19. Mungkin ini yang pertama ya dan inshaAllah bisa menjembatani penggemar kami,” tambah Bimbim.

BACA JUGA: Kekayaan Karim Benzema Capai Rp1,1 Triliun Diluar Penghasilan dan Aset

Lebih lanjut dia mengatakan, hadirnya koperasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi slankers agar mereka bisa mandiri secara ekonomi. Membuka akses dan peluang untuk terbukanya ladang-ladang usaha baru.

“Kita membuat koperasi Insya Allah bisa menjembatani para penggemar agar mandiri secara ekonomi,” tuturnya lebih lanjut.

BACA JUGA: Mobil Termahal di Dunia, Rolls Royce Boat Tail Terjual Seharga Rp409 Miliar

Teten Masduki memberikan apresiasi kepada Slank dengan adanya koperasi berbasis komunitas penggemar pertama di Indonesia. Menurutnya, ini bukti kalau Slank memang tidak ada matinya.

“Slank nggak ada matinya, idenya banyak dan terus bertumbuh. Saya melihat Slank ini pro keadilan sosial. Slank ini brand besar. Apapun yang punya brand punya value tinggi. Saya senang sekali ini karena Slank bisa jadi role model koperasi berbasis komunitas,” tuturnya.

Selain melaunching koperasi, Slank juga melaunching kopi potlot. Kopinya berbentuk kemasan dimana pada kemasan sachet-nya terdapat gambar para perasnel Slank.

(Arsa)

Check Also

Walikota Arief dan Istri Kompak Ikuti Acara Marandang dan Teh Talua

Walikota Arief dan Istri Kompak Ikuti Acara Marandang dan Teh Talua

  MetroBanten – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah bersama istri Aini Suci Wismansyah ikut ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

www.metrobanten.co.id | Informasi Faktual & Gaya Hidup