Gebyar KB, Kepala Puskesmas: Kesejahteraan Masyarakat Akan Lebih Baik

Gebyar KB, Kepala Puskesmas: Kesejahteraan Masyarakat Akan Lebih Baik

Metrobanten – Guna menekan laju pertumbuhan penduduk, Puskesmas Kunciran Baru melaksanakan kegiatan gebyar KB, Kamis (24/11/22) pagi yang dilaksanakan di ruangan KIA dan KB.

Kepala Puskesmas Kunciran Baru drg Hj. Anna Amelia mengatakan, saat ini Puskesmas memberikan pelayanan proses KB jangka Panjang metode Implant dan IUD. Ini bagi peserta KB yang ingin menjarakkan kehamilan dengan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

Dimana MKJP berupa IUD atau Implan dapat mencegah kehamilan hingga 10 tahun, tergantung dari jenisnya.

IUD dan Implan sangat cocok digunakan oleh ibu menyusui, karena tidak akan mengganggu kualitas dan volume ASI sehingga memudahkan ibu untuk menyusui secara eksklusif. Selain itu, MKJP cocok untuk peserta KB yang ingin menjarakkan kehamilan, karena peserta KB akan mudah hamil setelah IUD atau implan dicopot.

“Ya, Alhamdulillah masyarakat yang datang pada hari ini adalah perwakilan warga dari seluruh Kecamatan Pinang,” katanya.

“Untuk targetnya sendiri, ya sebanyak-banyaknya. Pagi ini, diawal sudah ada 20 orang yang sudah melakukan KB,” sambungnya kepada metrobanten.

Lebih lanjut, dr Anna menyebut masyarakat masih banyak yang belum tertarik dengan KB jangka panjang tersebut. Mungkin dari banyaknnya mitos masalah IUD, dan itu menjadi tugas kita untuk terus mengedukasi warga, tapi untuk KB pil dan suntik sudah banyak yang melakukannya.

“Padahal sebenarnya, dengan KB IUD atau Implant jangka panjang dapat membuat sebuah keluarga memiliki perencanaan yang lebih baik dalam memiliki keturunan, sehingga kesehjahteraan masyarakat dapat menjadi lebih baik dengan perencanaan KB ini,” pungkasnya. (Ds)

Back to top button