Atasi Stunting, Pemkab Tangerang Gelar Lomba Kreasi Menu Dashat

Atasi Stunting, Pemkab Tangerang Gelar Lomba Kreasi Menu Dashat
Atasi Stunting, Pemkab Tangerang Gelar Lomba Kreasi Menu Dashat.

Metrobanten – Puluhan menu olahan bergizi dan seimbang diperlombakan pada Lomba Kreasi Menu Dashat (Dapur Sehat), Jumat (01/03/2024).

Kegiatan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang ini digelar untuk memenuhi gizi seimbang dalam rangka pencegahan stunting sejak dini.

Kepala Bidang Advokasi dan Pencegahan pada DPPKB Kabupaten Tangerang, Toha menyampaikan, lomba ini diikuti Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang tersebar di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang.

“Ada dua jenis menu olahan yang akan kita lombakan, yakni menu olahan makanan untuk ibu beresiko (stunting) dan untuk balita. Jadi kami meminta kepada peserta untuk mengolah makanan sedemikian rupa sehingga mampu menjadi menu lezat dan penuh gizi,” ucapnya.

BACA JUGA: Kabupaten Tangerang Jadi Pilot Project Program Nasional SISTARA

Selain untuk mencegah stunting, dia menyampaikan, kegiatan ini menjadi ajang edukasi agar dapat terus berkreasi menciptakan menu olahan makanan bergizi. Mengingat, stunting ini merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam kegiatan ini, para peserta berkreasi membuat olahan ikan menjadi lebih menarik. Mulai diolah menjadi sup hingga dimsum. Olahan ikan lebih diminati mengingat memilik protein yang tinggi. 

Dia berharap, keanekaragaman menu yang bervariasi ini diharapkan bisa diimplementasikan kepada keluarga sebagai menu sehari-hari. Sehingga nantinya dapat menciptakan generasi yang sehat dan cerdas dimasa yang akan datang. 

BACA JUGA: Jelang Ramadan Pemprov Banten Akan Gelar Pasar Murah

Dia mengajak kepada seluruh Tim Pendamping Keluarga untuk terus bisa berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat agar bisa terus berperan aktif dalam mendukung kegiatan pendampingan khususnya bagi wanita dan balita beresiko stunting.

“Harapan kami menu yang disajikan ini nantinya dapat di aplikasikan sebagai menu olahan sehari-hari, jadi bisa dimanfaatkan oleh ibu-ibu sehingga kasus stunting di Kabupaten Tangerang bisa dicegah,” kata Toha. (red)

Back to top button